Kue Kontol Bebek: Istilah Camilan Khas Cilegon

Kue Kontol Bebek: Istilah Camilan Khas Cilegon

Apa Itu Kue Kontol Bebek?

Kue Kontol Bebek adalah istilah lain dari kue tambang yang biasanya digunakan di kalangan masyarakat Cilegon. Istilah tersebut telah melekat di kalangan masyarakat dan menjadi identitas tersendiri bagi kue ini. Sebagian orang lebih mengenalnya sebagai kue tambang atau untir-untir, namun sebutan tersebut tetap bertahan dan sudah dikenal luas. Terlepas dari namanya, kue ini tetap menjadi favorit dan bagian dari tradisi kuliner di Cilegon.

Sponsored links

Bagaimana Cara Membuat Kue Kontol Bebek?

Kue Kontol Bebek atau Kue tambang terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, gula, dan margarin, kue ini menawarkan tekstur yang renyah dan rasa manis. Proses pembuatannya pun terbilang unik, di mana adonan digiling, dipotong, lalu dipilin hingga membentuk seperti tali tambang. Berikut detail bahan dan cara membuat kue ini:

Bahan-Bahan:

  1. 250 gram tepung terigu protein sedang
  2. 75 gram gula halus (gula pasir yang telah diblender halus)
  3. 1/2 sendok teh garam halus
  4. 1/2 sendok teh soda kue
  5. 50 gram margarin
  6. 2 butir telur, dikocok lepas (opsional, untuk varian tanpa telur bisa dihilangkan)
  7. Minyak untuk menggoreng secukupnya

Langkah Pembuatan:

  1. Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu, gula halus, garam, dan soda kue. Aduk rata.
  2. Masukkan margarin ke dalam campuran kering, uleni hingga tercampur rata.
  3. Jika menggunakan telur, tambahkan telur yang telah dikocok lepas ke dalam adonan. Uleni kembali hingga adonan menjadi kalis (tidak lengket di tangan).
  4. Giling adonan hingga melebar dengan ketebalan sekitar 0,5 sentimeter, kemudian potong-potong adonan dengan ukuran 0,5 x 12 sentimeter.
  5. Ambil satu potongan adonan, pilin, lalu satukan kedua ujungnya. Pilin lagi bersama-sama agar membentuk bentuk yang mirip dengan tali tambang.
  6. Panaskan minyak dalam jumlah banyak di atas api sedang. Goreng adonan yang telah dipilin hingga berwarna kecoklatan dan matang.
  7. Angkat dan tiriskan. Biarkan dingin sebelum disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk menjaga kerapuhannya.

Catatan:

  • Jika memilih untuk membuat varian tanpa telur, Anda dapat menyesuaikan konsistensi adonan dengan menambahkan sedikit air atau santan jika perlu.
  • Kue tambang terkenal dengan teksturnya yang renyah dan rasa manis yang tidak terlalu dominan, cocok untuk dijadikan camilan ringan atau teman minum teh.

FAQ: Seputar Kue Kontol Bebek

1. Mengapa Kue Tambang juga dikenal dengan nama Kue Kontol Bebek? Kue Tambang mendapat julukan ‘Kontol Bebek’ dari masyarakat lokal di Cilegon karena bentuknya yang unik dan menyerupai bentuk tersebut. Meskipun nama ini terdengar tidak biasa, julukan ini telah melekat dan dikenal luas di kalangan masyarakat, menjadi bagian dari identitas khas kue ini.

2. Apa yang membuat Kue Kontol Bebek unik dibandingkan dengan camilan tradisional lainnya? Keunikan Kue Kontol Bebek terletak pada bentuknya yang mirip tali tambang atau spiral, serta teksturnya yang renyah dan rasanya yang manis. Proses pembuatannya yang unik yaitu melalui tahapan membentuk adonan menyerupai tali tambang menjadikannya terlihat lebih unik dibandingkan camilan tradisional lainnya di Indonesia.

3. Bisakah Kue Tambang dibuat tanpa menggunakan telur? Ya, Kue Tambang dapat dibuat tanpa menggunakan telur. Variasi resep ini cocok bagi mereka yang menghindari telur karena alasan kesehatan atau preferensi diet. Penggantian telur dapat dilakukan dengan menambahkan sedikit air atau santan untuk menjaga kelembutan adonan.

4. Bagaimana cara menyimpan Kue Tambang agar tetap renyah? Untuk menjaga Kue Tambang tetap renyah, simpan dalam wadah yang tertutup rapat. Penyimpanan yang tepat akan membantu menjaga tekstur renyahnya lebih lama.

5. Apakah Kue Kontol Bebek hanya tersedia di Cilegon? Meskipun Kue Kontol Bebek dikenal sebagai makanan khas Cilegon, kini kue ini juga mulai dikenal dan tersedia di beberapa daerah lain di Indonesia, khususnya di Banten dan sekitarnya. Dengan popularitasnya yang meningkat, kue ini juga dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional atau toko kue di berbagai daerah lain.

 

SEO Expert and AI Enthusiast. Someone Who Loved Culinary Arts and Traveling.

Artikel Lainnya: