PIK Pantjoran : Pesona Baru Jakarta

PIK Pantjoran : Pesona Baru Jakarta

Beberapa lokasi kuliner di area Pantai Indah Kapuk (PIK) sedang populer di kalangan masyarakat Jakarta. Di antaranya terdapat PIK Pantjoran Chinatown. Sesuai dengan namanya, PIK Pantjoran adalah kawasan wisata kuliner yang memiliki konsep yang menghadirkan sebuah Chinatown di Golf Island PIK. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika suasana oriental begitu kental di PIK Pantjoran, mulai dari gedung, desain arsitektur, hiasan, hingga kombinasi warna seperti merah dan emas yang digunakan. Bahkan, terdapat sebuah Pagoda di PIK Pantjoran PIK Pantjoran sendiri terinspirasi oleh kawasan wisata kuliner pecinan yang terletak di Pancoran, Jakarta Barat. Nama Pantjoran diambil dari istilah pancoran atau pancuran air dalam legenda rakyat Betawi.

Sponsored links

Cara Menuju ke PIK Pantjoran

PIK Pantjoran yang terletak di Golf Island atau kawasan Pantai Maju adalah sebuah pulau hasil reklamasi di teluk utara Jakarta, tepatnya di Kamal Muara, Jakarta Utara. Posisi Pantjoran tidak terlalu jauh dari area kuliner lainnya di PIK, seperti Central Market PIK, Urban Farm PIK, Cove at Batavia, dsb. Untuk mengunjungi PIK Pantjoran, kamu dapat memilih beragam jenis moda transportasi yang sesuai dengan yang kebutuhan atau yang kamu inginkan. Jika kamu ingin menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa langsung menuju PIK Pantjoran melalui Tol Lingkar Luar Jakarta dengan biaya tol kurang lebih Rp. 18.000,- (2023). Namun, jika kamu di luar Jakarta dan memilih untuk menggunakan KRL, kamu bisa turun di Stasiun Jakarta Kota, kemudian melanjutkan perjalanan dengan ojek atau taksi online. Sementara itu, jika kamu ingin mencoba menggunakan TransJakarta, kamu bisa turun di Gold Coast PIK.

Jam Buka dan Tiket Masuk

PIK Pantjoran beroperasi setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB (Berdasarkan pada Google Map saat tulisan ini dibuat). Umumnya, PIK Pantjoran ramai dikunjungi pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu, dengan jam sibuknya mulai sore hingga malam hari. Perlu kamu ketahui, untuk masuk ke area PIK Pantjoran tidak dikenakan biaya tiket, alias gratis. Kamu hanya perlu mengeluarkan biaya jika kamu hendak membeli makanan dan minuman di berbagai tenant atau toko yang tersedia di area PIK Pantjoran.

Gerbang Kemakmuran

Jika kamu masuk dari lobby utama, kamu akan disambut oleh sebuah gerbang tinggi dan besar yang dikenal dengan Gerbang Kemakmuran. Gerbang Kemakmuran adalah salah satu arsitektur di PIK Pantjoran yang sangat khas dan biasanya menjadi spot foto bagi para pengunjung, menggabungkan nuansa tradisional Tionghoa dengan sentuhan modern yang elegan, Gerbang ini melambangkan keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya Tionghoa. Setelah melewati Gerbang Kemakmuran kamu dapat melihat hiasan lampion dan ornamen khas yang menciptakan suasana pecinan terasa kental di area PIK Pantjoran.

Patung Dewa Guan Yu

Berjalan langsung menuju ke arah barat dari lobby utama, kamu dapat melihat sebuah patung dewa yang gagah perkasa atau yang dikenal dengan Patung Dewa Guan Yu. Patung ini juga merupakan salah satu daya tarik utama di kawasan ini, karena menjadi tempat pemujaan bagi banyak orang yang percaya akan perlindungan dan berkah yang diberikan oleh Dewa Guan Yu.

Guan Yin Pagoda

Berjalan langsung menuju ke arah barat dari lobby utama, kamu akan melihat Guan Yin Pagoda yang merupakan salah satu landmark iconic di kawasan ini. Pagoda ini didedikasikan untuk Dewi Kwan Im atau Guan Yin, yang merupakan dewi kasih sayang dan belas kasih dalam kepercayaan Buddha Mahayana. Arsitektur Guan Yin Pagoda sangat menarik dan menggabungkan gaya tradisional Tionghoa dengan elemen modern.

Jembatan Mahjong

Jika kamu berjalan sedikit lurus dari lobby utama dan berbelok ke arah barat maka kamu akan menemukan sebuah jembatan yang melintasi sungai kecil yang beradad di kawasan PIK Pantjoran. Jembatan ini dikenal dengan nama Jembatan Mahjong, jembatan ini  mencerminkan kebudayaan Tionghoa terutama dalam hal permainan Mahjong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Tionghoa.

Kuliner di PIK Pantjoran

Setelah capek berjalan-jalan kamu bisa mencicipi berbagai kuliner yang ada di lokasi PIK Pantjoran ini karena Salah satu daya tarik utama PIK Pantjoran adalah wisata kulinernya. Pengunjung akan menemukan berbagai macam pilihan makanan, mulai dari jajanan kaki lima hingga restoran. Untuk kuliner di sini tersedia banyak kuliner halal dan ada beberapa kuliner non-halal, bagi kamu yang muslim pastikan memilih tempat kuliner yang sesuai ya.

Beberapa makanan khas Jakarta dan Kuliner ternama ibukota ada di sini. Selain itu, ada juga kafe dan toko oleh-oleh yang menjual berbagai produk khas Tionghoa, seperti teh dan kue-kue tradisional.

PIK Pantjoran Pesona Baru Jakarta

PIK Pantjoran telah sukses menghadirkan sebuah destinasi wisata yang menarik dan mengesankan di Jakarta, dengan menampilkan kekayaan budaya, arsitektur, dan kuliner Tionghoa yang memikat. Kawasan ini menawarkan beragam pengalaman yang unik dan tak terlupakan bagi pengunjung, seperti keindahan Guan Yin Pagoda, keunikan Jembatan Mahjong, serta berbagai pilihan kuliner yang menggugah selera. Sebagai ikon baru Jakarta, PIK Pantjoran menjadi saksi perpaduan budaya tradisional dan modern, serta menjadi tempat di mana warisan kebudayaan Tionghoa dapat terus dilestarikan dan dihargai oleh masyarakat luas. Memiliki berbagai pesona yang ditawarkan, PIK Pantjoran telah memperkaya keberagaman wisata di Jakarta. Tak heran jika PIK Pantjoran kini menjadi salah satu ikon baru Jakarta yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan.

SEO Expert and AI Enthusiast. Someone Who Loved Culinary Arts and Traveling.

Artikel Lainnya: