Perlunya Revolusi Hijau Sebagai Upaya Menurunkan Suhu Panas di Jakarta

Perlunya Revolusi Hijau Sebagai Upaya Menurunkan Suhu Panas di Jakarta

Ibu kota Indonesia, Jakarta, merupakan salah satu kota yang suhu ekstremnya kerap melebihi 30 derajat Celcius, terutama di musim panas. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti pertumbuhan penduduk yang cepat, pembangunan yang padat, polusi dan penggundulan hutan. Itulah mengapa revolusi hijau sangat dibutuhkan di Jakarta untuk mengurangi panas ekstrem dan meningkatkan kualitas udara.

Sponsored links

Revolusi Hijau adalah gerakan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas vegetasi di daerah perkotaan. Hal tersebut dapat dicapai dengan menanam lebih banyak pohon, taman, dan ruang hijau lainnya di kota. Revolusi hijau memiliki beberapa keunggulan, seperti, menurunkan suhu udara, mengurangi polusi, meningkatkan kualitas udara, meningkatkan kesehatan mental dan meningkatkan nilai estetika kota.

Dalam perkembangannya, revolusi hijau juga menjadi salah satu cara untuk menghadapi perubahan iklim yang semakin terasa di kota-kota besar, termasuk Jakarta. Fenomena seperti urban heat island (pulau panas perkotaan) dan kekeringan semakin sering terjadi akibat peningkatan suhu udara yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

Dalam waktu jangka panjang, pertambahan jumlah tanaman di Jakarta juga bisa meningkatkan kesehatan psikologis warga. Para pakar di bidang ini menyatakan bahwa adanya taman dan ruang hijau dapat mengurangi tingkat stres, meningkatkan efisiensi, dan memperbaiki kesejahteraan jiwa masyarakat.

Oleh karena itu, melakukan penanaman pohon dengan lebih banyak di Jakarta sangat dibutuhkan sebagai salah satu cara untuk menurunkan suhu panas di perkotaan padat penduduk. Penanaman pohon dan vegetasi di Jakarta dapat membantu menurunkan suhu udara dengan menciptakan efek pendinginan alami melalui penyerapan sinar matahari dan penyebaran bayangan. Selain itu, vegetasi juga dapat menyerap polutan udara, seperti karbon dioksida dan sulfur dioksida yang membantu dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, serta memproduksi oksigen yang diperlukan untuk keseimbangan ekosistem perkotaan.

Ada beberapa jenis pohon yang dapat ditanam di Jakarta untuk membantu menurunkan suhu panas yang ekstrem. Pertama, jenis pohon yang memiliki dedaunan yang lebat dan tumbuh tinggi, seperti beringin atau mahoni. Pohon ini dapat memberikan naungan yang luas, dan menyerap sinar matahari sepanjang hari. Kedua, jenis pohon yang memiliki daun kecil dan tumbuh rapat seperti pohon-pohon kelapa atau akasia. Jenis pohon ini juga dapat memberikan naungan yang luas dan membantu menyerap panas dari sinar matahari. Selain itu, jenis pohon yang dapat menyerap banyak karbon dioksida dan menghasilkan oksigen seperti pohon-pohon jati atau pinus juga dapat ditanam di Jakarta untuk membantu menurunkan suhu panas.

Namun, tidak hanya pohon dan tanaman saja yang dapat membantu menurunkan suhu panas di Jakarta. Selain itu, juga dapat dilakukan peningkatan area taman kota atau taman hijau di sekitar perkotaan. Taman hijau dapat memberikan ruang terbuka yang luas dan udara yang segar, serta mengurangi efek panas yang dihasilkan oleh permukaan kota yang keras seperti aspal atau beton.

Selain itu, penghijauan juga dapat dilakukan melalui penanaman tanaman di atap bangunan atau disebut dengan green roof. Green roof dapat membantu menyerap panas dan menurunkan suhu di dalam bangunan. Selain itu, juga dapat membantu mengurangi konsumsi energi untuk pendinginan dan pengaturan suhu di dalam bangunan.

Pentingnya revolusi hijau di Jakarta tidak hanya terbatas pada menurunkan suhu panas yang ekstrem. Revolusi hijau juga dapat membantu mengurangi polusi udara dan menjaga kualitas udara di Jakarta. Tanaman dan pohon dapat menyerap polutan dan menghasilkan oksigen, serta memberikan ruang terbuka yang sehat untuk aktivitas fisik dan olahraga. Selain itu, revolusi hijau juga dapat membantu meningkatkan keindahan kota dan menjadi daya tarik wisata yang menarik.

Dalam melaksanakan revolusi hijau di Jakarta, perlu adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat. Pemerintah dapat memberikan insentif atau subsidi untuk penghijauan perkotaan, sedangkan masyarakat dapat turut serta dalam program penghijauan melalui partisipasi dalam penanaman pohon atau pengelolaan taman hijau.

Selanjutnya perlu adanya dukungan dari sektor swasta dan lembaga-lembaga nonpemerintah dalam mewujudkan revolusi hijau di Jakarta. Sektor swasta dapat memberikan dukungan berupa donasi atau partisipasi dalam program penghijauan, sedangkan lembaga-lembaga nonpemerintah dapat memberikan dukungan dalam hal pengembangan program penghijauan dan sosialisasi.

Dan dalam rangka mewujudkan revolusi hijau ini, perlu adanya program yang terintegrasi dan berkelanjutan. Program tersebut meliputi penanaman pohon dan tanaman, peningkatan taman hijau, pengembangan green roof, serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dengan adanya program yang terintegrasi dan berkelanjutan, diharapkan Jakarta dapat menjadi kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan serta dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Selain itu, perlu adanya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penghijauan perkotaan dan dampak positif yang dihasilkan bagi lingkungan dan kesehatan. Masyarakat juga dapat diajak untuk berpartisipasi dalam program penghijauan, seperti penanaman pohon di sekitar lingkungan mereka atau pengelolaan taman hijau di lingkungan mereka.

Dalam melaksanakan program penghijauan di Jakarta, perlu adanya pengelolaan yang baik terhadap taman hijau, green roof, dan area penghijauan lainnya. Hal ini meliputi perawatan, pemangkasan, dan penggantian tanaman yang tidak tumbuh dengan baik atau telah mati. Pengelolaan sampah juga perlu dilakukan dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan dan mengurangi dampak negatif bagi kesehatan masyarakat.

Kesimpulannya, revolusi hijau di Jakarta sangat penting untuk mengurangi panas ekstrem dan menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Melalui program penghijauan yang terpadu dan berkelanjutan, diharapkan Jakarta menjadi kota yang lebih ramah lingkungan, lebih lestari dan menawarkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Hal ini memerlukan dukungan semua pihak baik pemerintah, masyarakat, swasta dan LSM, serta pengelolaan ruang hijau di Jakarta yang baik dan berkelanjutan.

Kita juga harus mengambil langkah proaktif untuk memperbaiki keadaan lingkungan kita, dan revolusi hijau di Jakarta adalah langkah awal yang sangat penting. Dengan adanya peningkatan jumlah dan kualitas taman hijau, penanaman pohon, dan pengembangan green roof, kita dapat memastikan bahwa Jakarta menjadi kota yang lebih sehat dan nyaman untuk dihuni oleh masyarakatnya. Ini juga dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam memitigasi perubahan iklim global dan melindungi lingkungan hidup kita untuk generasi yang akan datang.

Baca Juga: Dunia Tipu-Tipu

Kita dapat mulai berpartisipasi dalam revolusi hijau ini dengan melakukan hal- hal sederhana, seperti menanam pohon atau tumbuhan di lingkungan sekitar kita atau mendukung program penghijauan yang ada di Jakarta. Dengan cara ini, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk kita tinggali. Jadi marilah kita bersama-sama berjuang untuk menciptakan Jakarta yang lebih hijau dan berkelanjutan!

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarifhidayatullah Jakarta Progam Studi Agribisnis

Artikel Lainnya: